⌂ Beranda News Wamen Ekraf Ungkap Kunci Sukses Penyanyi Perempuan di Era Musik Digital

Wamen Ekraf Ungkap Kunci Sukses Penyanyi Perempuan di Era Musik Digital

Wamen Ekraf Ungkap Kunci Sukses Penyanyi Perempuan di Era Musik Digital
Penyanyi perempuan tampil di panggung musik
A A Ukuran Teks16px

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengungkapkan faktor kunci bagi penyanyi perempuan untuk bertahan di industri musik digital.

Menurutnya, kualitas vokal saja tidak cukup.

>>> IO Interactive dan Amazon MGM Studios Rilis Game 007 First Light

"Hari ini industri musik tidak hanya mencari penyanyi dengan kemampuan vokal yang baik, tetapi juga sosok yang memiliki identitas, komunitas penggemar, dan relevansi di era digital," kata Irene dalam keterangan resmi, Kamis (28/5/2026).

Kompetisi Bernyanyi sebagai Inkubator Talenta

Irene menilai ajang kompetisi bernyanyi di televisi kini berfungsi sebagai inkubator regenerasi talenta. Peserta dipersiapkan memiliki kapabilitas luas di berbagai sektor hiburan.

Ruang lingkup perkembangan karier alumni mencakup bisnis rekaman, seni pertunjukan, pembuatan konten digital, hingga kolaborasi komersial. Skema ini berkontribusi pada penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional.

>>> SEVENTEEN Donasikan Dana Pendidikan untuk Anak Kurang Mampu di Laos

Kementerian Ekonomi Kreatif menjadikan subsektor musik sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi. Langkah strategis dilakukan melalui program peningkatan kualitas talenta, perluasan jaringan industri, dan penguatan pilar ekonomi kreatif.

Indonesian Idol disebut sebagai contoh kompetisi lokal yang sukses melahirkan musisi muda unik. Para jebolannya dinilai memiliki kompetensi tinggi untuk bersaing di panggung hiburan dunia.

Dominasi Perempuan dan Semangat Girl Power

Persaingan ketat di industri musik tercermin dari kemampuan grand finalis Indonesian Idol 2026, Celyna Grace dan Niki Becker.

Keduanya menunjukkan kualitas tinggi dalam teknik vokal, aksi panggung, dan kemampuan menarik perhatian pemirsa.

>>> KPPU Jadwalkan Ulang Pemanggilan TikTok dan Tokopedia

"Yang paling menarik adalah semangat girl power yang ditunjukkan keduanya. Suara mereka kuat, penuh karakter, dan mampu memberikan energi yang menginspirasi.

Mereka bukan sekadar berkompetisi, tetapi juga saling melengkapi," jelas Irene.

Kehadiran dua kontestan perempuan di fase puncak kompetisi menjadi sinyal positif bagi perkembangan industri hiburan.

>>> iCar V23 vs Chery J6: Duel SUV Listrik Boxy di Indonesia

Hal ini mengindikasikan ekosistem musik nasional memberikan ruang lebih luas bagi talenta perempuan muda.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru