Prestasi membanggakan di kancah internasional berhasil diukir oleh generasi muda Indonesia melalui bidang seni tari tradisional.
Team Ratoh Jaroe yang mewakili SDIT Citra Azzahra sukses mengamankan posisi kedua atau meraih Silver Prize dalam ajang World Dance Festival 2026.
>>> Mojtaba Khamenei: Tatanan Regional Baru di Timur Tengah Telah Terbentuk
Kompetisi skala global tersebut diselenggarakan pada 14 Mei 2026 di Dharma Negara Alaya, Bali.
Delegasi sekolah ini bersaing dalam kategori Folk Dance Kids Formation dengan membawakan tarian khas dari daerah Aceh.
Penampilan dan Hasil Kompetisi
Gelaran World Dance Festival 2026 menghadirkan persaingan yang kompetitif dari berbagai negara selama empat hari berturut-turut.
Pada tahun ini, terdapat lima kategori utama yang diperlombakan, meliputi Folklore/Traditional Dance, Contemporary Dance, Modern Dance, Street Dance/Hip Hop, serta K-Pop Cover Dance.
>>> Asah Otak Lewat Delapan Tantangan Tebak Gambar
Dalam kategori Folk Dance Kids Formation, Team Ratoh Jaroe yang terdiri dari 12 siswi berbakat tampil membawakan Tari Ratoh Jaroe dengan tema Tarek Pukat.
Penampilan mereka memadukan keselarasan gerakan yang kompak, ritme dinamis, serta ekspresi kuat yang merepresentasikan kebudayaan autentik.
Peringkat pertama atau Gold Medal pada kategori ini diraih oleh Dhenata Art Community yang menyajikan tarian Reog Ponorogo.
>>> Telkomsel Salurkan 590 Hewan Kurban untuk 40 Ribu Penerima Manfaat
Sementara itu, posisi ketiga atau Bronze Medal didapatkan oleh Creative Dance Studio dari negara Mongolia.
Ajang internasional ini dinilai memberikan kontribusi positif bagi para peserta didik sejak usia dini.
Partisipasi tersebut berperan dalam pembentukan karakter, penanaman kedisiplinan, penguatan kerja sama tim, serta penumbuhan keberanian untuk tampil di panggung internasional.
"Kami merasa sangat senang dan bangga bisa tampil membawa budaya Indonesia di hadapan peserta dari berbagai negara.
>>> SleekFlow: Kecepatan Respons Kunci Konversi Penjualan
Pengalaman ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus belajar, berkembang, dan semakin mencintai budaya Indonesia," ungkap salah satu anggota Team Ratoh Jaroe.