⌂ Beranda News Saham UNIC Melonjak 3,60 Persen Jelang Cum Date Dividen Final

Saham UNIC Melonjak 3,60 Persen Jelang Cum Date Dividen Final

Saham UNIC Melonjak 3,60 Persen Jelang Cum Date Dividen Final
Grafik saham UNIC naik jelang dividen final
A A Ukuran Teks16px

Harga saham PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) melonjak 3,60 persen ke level Rp15.125 per lembar pada penutupan perdagangan Senin, 25 Mei 2026.

Lonjakan ini terjadi sehari sebelum batas akhir pembelian saham yang berhak atas dividen (cum date) di pasar reguler dan negosiasi.

>>> Buruh Kepung Menara Indomaret PIK Tuntut Pembayaran Upah Lembur

Dalam sepekan terakhir, saham UNIC tercatat telah melejit hingga 18,40 persen sebelum memasuki periode cum date.

Berdasarkan harga penutupan tersebut, potensi yield dividen final yang ditawarkan perseroan mencapai 9,56 persen.

Angka ini lebih rendah dibandingkan yield 11,3 persen saat saham UNIC berada di level Rp12.800 pada perdagangan intraday Rabu, 20 Mei 2026.

Manajemen UNIC bersiap mendistribusikan total dividen tunai final tahun buku 2025 senilai Rp554,68 miliar atau Rp1.447 per lembar saham.

>>> Mengenal 7 Ciri Kepribadian Orang yang Enggan Pamer di Media Sosial

Alokasi dana tersebut bersumber dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai US$36,98 juta, dengan konversi kurs tengah Bank Indonesia per 12 Mei 2026 sebesar Rp17.415 per dolar AS untuk 383.331.363 saham.

Sebelumnya, UNIC telah membagikan dividen interim sebesar Rp82,41 miliar atau Rp215 per saham pada Oktober 2025.

Penggabungan kedua tahapan pembayaran ini menjadikan total dividen untuk tahun buku 2025 mencapai Rp637,09 miliar atau Rp1.662 per lembar saham.

Keputusan pembagian dividen final telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 18 Mei 2026 di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.

Rapat dihadiri pemilik 70,51 persen hak suara dan didukung penuh oleh 100 persen pemegang saham yang hadir.

>>> Alfamart Gelar Promo Carnaval Ice Cream hingga 31 Mei 2026

Forum juga menyepakati alokasi dana cadangan wajib sebesar US$100.000 dari laba tahun berjalan.

Hingga akhir Desember 2025, perusahaan mencatat saldo laba ditahan tidak terbatas sebesar US$238,904 juta dengan total ekuitas US$322,90 juta.

Proses penyaringan daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen akan dilakukan pada 2 Juni 2026 hingga pukul 16.00 WIB.

Periode ex dividen pasar reguler dijadwalkan pada 29 Mei 2026, diikuti cum dividen pasar tunai pada 2 Juni 2026 dan penutupan pencatatan penerima hak di hari yang sama.

>>> Pemprov Sumut Bentuk 6.100 Koperasi Merah Putih di 33 Daerah

Pencairan dana serta pembayaran dividen tunai kepada investor dijadwalkan selesai pada 9 Juni 2026.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru