Kekhawatiran soal token habis atau koneksi internet mati tak lagi jadi penghalang bagi pengguna laptop Asus ProArt P14 dan P16.
Kecerdasan buatan di perangkat itu berjalan secara lokal, sehingga tetap bisa dipakai meski tanpa jaringan.
Technical Public Relation Asus Indonesia Adrian Pradipta mendemonstrasikan Hermes Agent dan Qwen di laptop tersebut.
Data yang diolah adalah proposal restoran milik Rudy Salim, CEO Prestige Image Motorcars.
Hasilnya, data proposal itu diubah menjadi presentasi dalam bentuk berkas PPT.
Menurut Adrian, cara ini sangat membantu dari sisi efisiensi waktu.
Bekerja di Mode Pesawat
Adrian menjelaskan, ada momen ketika pengguna membutuhkan AI tetapi tidak ada koneksi, misalnya saat token habis.
Pada kondisi itu, AI tetap bisa dijalankan secara lokal karena laptopnya memang siap AI.
Hermes Agent membaca folder proyek dan menulis berkas baru, bahkan dalam mode pesawat.
Dengan begitu, data proyek tetap tersimpan di laptop.
Adrian menambahkan, AI juga bekerja di aplikasi kreator, misalnya DaVinci.
Ia lalu mendemonstrasikan penyuntingan video Rudy secara langsung di laptop yang sama.

