Stray Kids memastikan tidak akan menyerahkan karya musik mereka untuk ajang 69th Grammy Awards 2027.
Keputusan ini mengikuti aksi boikot yang lebih dulu dinyatakan grup senior BTS.
Laporan Sports Kyunghyang pada 2 Oktober 2026 menyebut Stray Kids tidak mendaftarkan karya hingga batas waktu 21 Agustus 2026.
Pihak agensi pun langsung mengonfirmasi keputusan tersebut kepada media lokal setempat.
"Stray Kids tidak mengajukan diri untuk Grammy / tidak menyerahkan karya apa pun ke Grammy," kata perwakilan JYP Entertainment kepada The Daily Sports dan Dispatch.
Namun, perwakilan agensi tidak membeberkan alasan perincian di balik keputusan itu.
Menyusul BTS dan Kategori Baru
Langkah Stray Kids menyusul BTS yang lebih dulu mengumumkan aksi pemboikotan sejak 29 Juli 2026.
Aksi tersebut berdampak pada absennya album Arirang serta lagu "Swim" dari persaingan berbagai kategori Grammy.
"Kami berharap musik akan didengar dan dicintai apa adanya, daripada dibagi-bagi berdasarkan wilayah atau bahasa," kata BTS melalui tujuh akun Instagram para anggotanya.
Penolakan kedua grup besar ini dipicu oleh langkah Recording Academy yang menghadirkan kategori baru Best Asian Pop Music Performance pada Juni 2026.
Kategori itu ditujukan bagi karya berbahasa Asia, yang dinilai sejumlah pihak justru mengisolasi musik Asia dari kompetisi utama.
Meskipun menuai kritik, penyelenggara ajang penghargaan musik tersebut memilih tetap mempertahankan keberadaan kategori baru itu.
"Suara mereka yang dengan antusias mendukung kategori ini lebih keras… Kesimpulan ini tidak akan memuaskan semua orang, tetapi saya yakin ini adalah kesimpulan yang tepat," kata CEO Recording Academy Harvey Mason Jr. pada 1 Oktober 2026.

