⌂ Home › News › H2RC Singapura Uji Robot Humanoid AI untuk Tugas Berisiko Aparat
News

H2RC Singapura Uji Robot Humanoid AI untuk Tugas Berisiko Aparat

Ilustrasi robot humanoid AI untuk keamanan publik Singapura
A A Text Size16px

Singapura bersiap mengerahkan robot humanoid berteknologi AI untuk mendukung tugas aparat keamanan mulai tahun 2028.

Robot ini akan menjadi rekan kerja baru bagi petugas penanganan bahan berbahaya (Hazmat), petugas lapas, dan petugas forensik.

Menteri Kedua Dalam Negeri Edwin Tong menegaskan bahwa robot tersebut bekerja berdampingan dengan aparat Home Team, bukan menggantikan personel manusia.

Menurutnya, robot akan mengambil alih tugas rutin, pekerjaan fisik berat, atau tugas berbahaya.

Dengan begitu, anggota tim dapat lebih fokus pada tugas yang membutuhkan empati, penilaian, dan kepemimpinan.

Pernyataan itu disampaikan Edwin Tong saat peluncuran Home Team Humanoid Robotics Centre (H2RC) di One-North pada Rabu.

Dana USD100 Juta untuk Pusat Riset H2RC

Pemerintah Singapura mengalokasikan dana sebesar USD100 juta untuk pusat tersebut.

H2RC dioperasikan oleh Home Team Science and Technology Agency (HTX) guna mendukung program peningkatan keselamatan publik.

Saat ini, beberapa fungsi tengah diuji coba, termasuk pengiriman pasokan penting ke ambulans.

Uji coba lain meliputi operasi penanganan bahan berbahaya bagi Singapore Civil Defence Force (SCDF).

Selain itu, robot diuji untuk investigasi pasca-pengeboman dan pemeriksaan sel penjara.

About the Author
🔗 Related Post
📰 Latest Updates