Trio komedian Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir melayangkan protes melalui media sosial setelah poster perdana film GJLS: Berapi-Api dirilis dengan visual wajah buram.
Poster tersebut diproduksi oleh Amadeus Sinemagna dan GJLS Entertainment, sebagaimana dilansir dari RRI.
Protes muncul setelah ketiga pemeran utama menjalani sesi pemotretan mengenakan seragam pemadam kebakaran.
Keputusan menyamarkan wajah para pemain dinilai mengulang konsep promosi sekuel sebelumnya.
Reaksi Ketiga Pemeran
Rigen Rakelna menyayangkan penggunaan visual tersebut karena konsep serupa pernah dipakai pada film GJLS: Ibuku Ibu-Ibu pada 2025.
Ia pun meminta pihak produksi tidak lagi memakai pendekatan tersebut.
"Waduhh, jangan pake konsep blur lagi dong," kata Rigen melalui kolom komentar.
Ananta Rispo turut mempertanyakan efektivitas sesi pemotretan yang telah mereka jalani sebelumnya.
"Lahh kok ngblur lagi? Ngapain kita photoshoot kemarenan?
Gausah aneh aneh !!!!! Ahhhhhhilahhh," ujar Rispo dalam unggahan tersebut.
Hifdzi Khoir menilai konsep desain poster itu tidak mengalami perubahan dari proyek film terdahulu.
"Haissssssssss jangan ngeblurrrr lagi lahhhhhhh! Kan ini udah yang kemarenan," kata Hifdzi.
Sebelum dinamika poster ini terjadi, proses promosi GJLS: Berapi-Api sempat diwarnai perseteruan Hifdzi dengan vokalis Barasuara, Iga Massardi, mengenai lagu orisinal film.
Ada pula aksi adegan ruqyah Rigen bersama Arya Saloka.
Film yang disutradarai Monty Tiwa ini mengusung genre komedi aksi berlatar profesi pemadam kebakaran.
Jalan cerita berfokus pada dinamika tiga sahabat masa kecil yang berjuang menjadi Ksatria Biru dalam menghadapi situasi darurat.
Selain trio GJLS, film ini dibintangi Carissa Perusset, Aurra Kharisma, Indira Ayu Maharani, Ebel Cobra, Grace Emmanuela, Yono Bakrie, Nigel Siwabessy, Rio Dumatubun, dan Sadha Triyudha.
Film GJLS: Berapi-Api dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.

