Sejumlah penyanyi Indonesia melebarkan sayap ke bisnis kuliner sebagai sumber penghasilan tambahan di luar industri hiburan.
Usaha yang dijalankan beragam, mulai dari restoran masakan daerah, warung rumahan, camilan beku, hingga layanan katering.
Lima nama yang menekuni lini ini adalah Ihsan Tarore, Tata Janeeta, Jelita Bahar, Pinkan Mambo, dan Denny Caknan.
Sate Maranggi hingga Risol Beku
Ihsan Tarore mendirikan Maranggi Bang Ihsan di Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
Menu utamanya sate maranggi berlemak seharga sekitar Rp55 ribu, sop daging, ayam geprek, dan sate jumbo.
Penyanyi jebolan Indonesian Idol itu mengurus langsung pencarian pemasok daging, desain interior, hingga pelayanan restoran.
Tata Janeeta membuka warung makan Sunda Warungna Tehtata di Pasar Inpres Cipete Selatan, Jakarta Selatan.
Ia menyajikan masakan rumahan seperti nasi liwet, ayam goreng, ikan peda, jengkol, dan siomay ikan dengan resep ciptaannya sendiri.
Tata juga ikut memasak di dapur warungnya.
Di lini makanan ringan, pedangdut Jelita Bahar menjual produk risol beku yang berfokus di wilayah Jabodetabek.
Usaha yang dimulai saat Ramadan tersebut kini mencatatkan penjualan 200 hingga 300 risol per hari.
Pinkan Mambo pernah mengembangkan Pinkan Mambo's Kitchen yang menjajakan donat serta lauk pauk seperti ayam lengkuas dan cakalang balado.
Musisi Denny Caknan merambah bisnis olahan kambing lewat layanan katering Kambing Guling Ajiib.
Layanan itu kini berekspansi ke Jakarta, Solo, Bali, Blitar, dan Malang.
Denny juga membuka restoran Balungan'nan DC yang menyediakan sate, tengkleng, hingga kambing bambu.

