Pada 18–19 Mei 2026, menteri keuangan dan gubernur bank sentral G7 bertemu di Paris. Agenda yang paling menonjol bukan lagi tentang krisis keuangan atau koordinasi moneter.
Pertemuan itu membahas ketahanan rantai pasok mineral kritis, pengurangan ketergantungan strategis, dan koreksi ketidakseimbangan global. Pergeseran agenda ini menandakan tata ekonomi global memasuki fase baru.
Dari Free Trade ke Managed Geoeconomics
G7 masih berbicara dalam bahasa perdagangan bebas dan multilateralisme. Namun, substansi agendanya menunjukkan arah yang berbeda.
Perdagangan bebas kini makin dikondisikan oleh keamanan ekonomi, kalkulasi geopolitik, dan kontrol rantai pasok strategis. Istilah managed globalization mungkin tidak lagi cukup tajam.
Yang sedang muncul bukan sekadar globalisasi yang dikelola secara netral, melainkan pengelolaan geoekonomi global menurut perspektif dan kepentingan strategis Barat.
Globalisasi tidak dibongkar, tetapi diseleksi.
Perdagangan tidak ditutup, tetapi dikurasi, terutama menyangkut China, mineral kritis, teknologi, dan rantai pasok strategis. Ini adalah sinyal bahwa ilusi perdagangan bebas telah berakhir.
