⌂ Home News Badan Gizi Nasional Ubah Pola Distribusi Makan Bergizi Gratis Jadi 5 Hari
News

Badan Gizi Nasional Ubah Pola Distribusi Makan Bergizi Gratis Jadi 5 Hari

Anak sekolah menerima makanan bergizi gratis
Anak sekolah menerima makanan bergizi gratis
A A Text Size16px

Badan Gizi Nasional (BGN) mengubah frekuensi penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari enam hari menjadi lima hari dalam sepekan.

Kebijakan ini mulai diterapkan pada Rabu (27/5/2026).

Penyesuaian pola distribusi ini diambil untuk menyelaraskan dengan hari aktif belajar siswa di sekolah. Langkah ini juga mendukung kebijakan efisiensi anggaran negara.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, menyatakan bahwa pengurangan hari kerja distribusi mengikuti kalender belajar yang berlaku.

"Kita mendukung efisiensi anggaran tersebut.

Salah satu bentuk dukungan BGN adalah melakukan perubahan pola pendistribusian MBG yang semula enam hari menjadi lima hari," ujarnya dalam siaran pers.

Selain mengurangi hari operasional, BGN juga menghapus mekanisme penggabungan paket hidangan (bundling).

Sebelumnya, saat ada hari libur di tengah pekan, jatah makanan untuk hari libur dikemas lebih awal dan dibawa pulang oleh murid.

"Kalau sebelumnya ada bundling, misalnya hari Rabu dan Kamis libur, maka hari Selasa makanan untuk hari libur ikut dibagikan dalam bentuk paket bawaan.

Sekarang sudah tidak lagi," jelas Sony Sonjaya.

Penataan ulang tata kelola logistik ini diklaim sebagai strategi pencegahan potensi pemborosan. Pihak BGN menegaskan bahwa nominal bantuan finansial maupun standar gizi makanan tetap terjaga sesuai ketetapan awal.

"Tidak ada pengurangan nilai, yang dilakukan adalah penyesuaian pola distribusi agar lebih efektif dan efisien," kata Sony Sonjaya.

Seluruh penyesuaian operasional dalam skema MBG tetap mengutamakan akuntabilitas dan keberlanjutan layanan gizi jangka panjang bagi masyarakat.

About the Author
📰 Latest Updates