Aerotrans, penyedia layanan transportasi darat bagi Garuda Indonesia Group, menjalin kemitraan strategis dengan Geotab, pemimpin global dalam solusi armada terhubung.
Langkah ini merupakan bagian dari transformasi digital perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan operasional.
>>> Kemenkeu Terima PNBP Rp1,02 Triliun dari Pemulihan Aset Negara
Saat ini, Aerotrans mengelola lebih dari 700 kendaraan dengan frekuensi perjalanan melampaui 1.200 per bulan.
Sebelumnya, perusahaan menghadapi tantangan dalam pengawasan perilaku pengemudi dan visibilitas armada secara real-time.
Dampak Positif Teknologi Telematika
Sejak mengimplementasikan teknologi telematika Geotab pada September 2024, efisiensi dan keselamatan operasional meningkat drastis.
Data menunjukkan Aerotrans berhasil mencapai peringkat keselamatan sebesar 89%, melampaui rata-rata armada sejenis di tingkat regional.
>>> Bobby Nasution: MTQ ke-40 Jadi Sarana Penguatan Syiar Alquran Berkelanjutan
Selain itu, terjadi peningkatan hingga 61% dalam prediksi tingkat kecelakaan per kilometer.
Perilaku pengemudi juga membaik signifikan, ditandai penurunan kejadian rem mendadak sebesar 57% dan akselerasi agresif sebesar 66%.
Fitur notifikasi real-time menjadi kunci dalam perbaikan ini.
Fitur unggulan lainnya adalah geofencing, yang memungkinkan pusat kendali melacak posisi kendaraan secara presisi di zona operasional penting, seperti area bandara Soekarno-Hatta dan Denpasar.
Hermawan, Kepala Control Center Aerotrans, menjelaskan bahwa teknologi ini meminimalkan risiko keterlambatan penjemputan awak pesawat.
>>> Cara Mendapatkan Uang dari TikTok Lite dengan Mudah
Direktur Aerotrans, Kadek Bayu Temaja, menyatakan bahwa kemitraan ini merupakan langkah untuk memastikan presisi operasional.
“Transformasi ini bukan hanya tentang adopsi teknologi, tetapi bagaimana kami memastikan keselamatan secara konsisten. Geotab adalah mitra strategis yang selaras dengan nilai kami,” ujarnya.
Ezanne Soh dari Geotab Southeast Asia menambahkan bahwa insight real-time ini mendukung operasional aviasi yang lebih andal dan berkelanjutan.
Ke depannya, Aerotrans berencana mengintegrasikan data Geotab ke dalam Transport Management System (TMS) internal mereka.
>>> Apple Luncurkan Apple Intelligence 2.0 dengan Siri AI Lebih Cerdas
Langkah ini bertujuan membangun ekosistem digital yang lebih luas, termasuk untuk sektor logistik dan pariwisata.