Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak fluktuatif sepanjang pekan ini. Dinamika tersebut dipicu oleh padatnya agenda ekonomi global dan domestik.
Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG berada dalam rentang dinamis. Resistance diperkirakan di angka 6.200, pivot di level 6.100, dan support di 6.000.
>>> Cara dan Syarat Mengaktifkan GoPay Pinjam Juni 2026
Berdasarkan analisis teknikal, IHSG berpeluang menguji level moving average 20 hari (MA20). Support berada di 5.900-6.000 dan resistance di 6.150-6.200.
Sentimen Global dan Domestik
Faktor utama dari luar negeri adalah kebijakan moneter.
Investor menanti hasil rapat The Fed pada 17 Juni 2026, yang merupakan pertemuan perdana di bawah Chairman Kevin Warsh.
Keputusan suku bunga dari Bank of Japan, Reserve Bank of Australia, dan Bank of England juga menjadi perhatian.
>>> Rico Waas Temui Pangdam I/Bukit Barisan Perkuat Sinergi Kota Medan
Selain itu, isu geopolitik AS-Iran turut memengaruhi psikologis pasar.
Harapan kesepakatan damai AS-Iran berdampak pada harga minyak mentah yang turun di bawah US$90 per barel.
Penurunan ini dinilai positif bagi perekonomian Indonesia karena mengurangi tekanan defisit APBN.
>>> Sektor Migas Paling Banyak Terima Ancaman Siber Kuartal I/2026
Di dalam negeri, pasar mencermati efisiensi anggaran pemerintah dan penyesuaian target Koperasi Desa Merah Putih.
Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 18 Juni 2026 diperkirakan menaikkan BI Rate 25 basis poin menjadi 5,75%.
Pelaku pasar juga menunggu hasil Global Market Accessibility Review dari MSCI dan rebalancing indeks FTSE pada 19 Juni 2026.
Agenda ini diperkirakan memengaruhi aliran dana asing.
>>> 5 Rekomendasi Kulkas 1 Pintu Watt Rendah Hemat Listrik
Rekomendasi Saham
Phintraco Sekuritas merilis enam saham yang dinilai berpotensi cuan dalam jangka pendek. Emiten tersebut adalah AMMN, CUAN, RATU, KETR, ESSA, dan MBMA.