⌂ Beranda News Bank Dunia Soroti Tantangan Pertumbuhan Ekonomi dan Lapangan Kerja Indonesia
News

Bank Dunia Soroti Tantangan Pertumbuhan Ekonomi dan Lapangan Kerja Indonesia

Ilustrasi laporan Bank Dunia tentang ekonomi Indonesia
Ilustrasi laporan Bank Dunia tentang ekonomi Indonesia
A A Ukuran Teks16px

Bank Dunia menilai pemerintah Indonesia membutuhkan kebijakan pengelolaan risiko jangka pendek sekaligus meningkatkan produktivitas jangka panjang.

Hal ini diperlukan untuk mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja berkualitas.

Penilaian tersebut tercantum dalam laporan Bank Dunia terbaru bertajuk 'Indonesia Economic Prospects' edisi Juni 2026. Laporan itu dirilis pada Minggu (14/6/2026).

Tantangan Kebijakan Berlapis

Dalam laporannya, Bank Dunia menyebut Indonesia menghadapi lingkungan eksternal yang lebih menantang. Selain itu, ruang fiskal semakin terbatas dan terdapat hambatan terkait kualitas pekerjaan.

Oleh karena itu, tantangan kebijakan yang dihadapi bersifat berlapis. Salah satunya adalah menjaga stabilitas makroekonomi dan kepercayaan investor dalam jangka pendek.

Di sisi lain, pemerintah juga perlu mempercepat reformasi yang dapat meningkatkan produktivitas, daya saing, dan kualitas lapangan kerja dalam jangka menengah.

Prioritas-prioritas ini selaras dengan tiga pilar yang dijelaskan dalam Laporan Pertumbuhan dan Lapangan Kerja Indonesia (Country Growth and Jobs Report/CGJR) 2026.

Ketiga pilar tersebut meliputi memperkuat fondasi infrastruktur melalui manajemen makroekonomi yang baik. Selain itu, perluasan ruang fiskal juga menjadi bagian dari pilar tersebut.

📰 Update Terbaru