Investor asing terus memburu saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) di Bursa Efek Indonesia.
Aksi beli bersih atau net buy tercatat selama sepuluh pekan perdagangan terakhir hingga pertengahan Juni 2026.
>>> David Beckham Resmi Terima Bintang Hollywood Walk of Fame
Informasi ini dilansir dari Investor Daily pada Sabtu (13/6/2026).
Meskipun harga saham GGRM melemah 0,33 persen ke level Rp 15.000 pada perdagangan Jumat (12/6/2026), investor asing tetap mencatatkan net buy senilai Rp 1,62 miliar pada hari itu.
Akumulasi pembelian oleh investor asing sepanjang pekan ini, periode 8 hingga 12 Juni 2026, mencapai nilai Rp 27,36 miliar.
>>> Asus NUC 15 Resmi Gunakan Intel Arrow Lake dan AI SuperBuild
Aktivitas pasar yang masif ini turut mendorong penguatan harga saham GGRM sebesar 2,74 persen dalam kurun waktu satu minggu tersebut.
Tren positif perburuan saham emiten berkode GGRM ini telah berlangsung konsisten sejak pekan kedua April 2026.
>>> Pahami Etika Berbagi Makan Satu Piring Demi Kenyamanan Bersama
Aliran modal asing yang masuk menorehkan total net buy sebesar Rp 183,86 miliar dalam rentang waktu 6 April 2026 sampai dengan 12 Juni 2026.
Kondisi transaksi ini berbanding terbalik dengan performa jangka pendeknya. Harga saham Gudang Garam justru merosot 9,5 persen dalam sebulan terakhir.
Secara valuasi, rasio price to book value (PBV) emiten ini berada di angka 0,45 kali.
>>> Anthropic Blokir Akses Model AI Fable 5 dan Mythos 5 demi Patuhi Arahan AS
Nilai buku per saham pada kisaran Rp 33.000-an, sementara price earning ratio (PER) berada pada posisi 9,65 kali trailing twelve months.
