⌂ Beranda News World Bank Sarankan Tiga Fokus Kebijakan untuk Perkuat Ekonomi Indonesia

World Bank Sarankan Tiga Fokus Kebijakan untuk Perkuat Ekonomi Indonesia

World Bank Sarankan Tiga Fokus Kebijakan untuk Perkuat Ekonomi Indonesia
Grafik inflasi Indonesia yang terkendali menurut proyeksi World Bank
A A Ukuran Teks16px

World Bank menyarankan tiga fokus kebijakan kepada pemerintah Indonesia untuk memperkuat perekonomian nasional di tengah tantangan global. Rekomendasi tersebut tertuang dalam laporan berjudul Managing Risks, Unlocking Productivity.

Kebijakan yang direkomendasikan berfokus pada efisiensi anggaran dan peningkatan produktivitas pelaku usaha.

>>> Rupiah Menguat, Pasar Obligasi Pemerintah Bergairah pada 12 Juni 2026

Tiga bidang utama yang disorot adalah reformasi subsidi bahan bakar minyak, pengelolaan investasi publik, dan sektor logistik.

Reformasi Subsidi BBM dan Investasi Publik

Reformasi subsidi BBM dinilai dapat memperkokoh bantalan fiskal negara. Kebijakan ini juga disebut mampu mengurangi kerentanan terhadap guncangan harga minyak global.

Sementara itu, pengelolaan investasi publik yang lebih baik diyakini dapat meningkatkan dampak belanja pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi. Langkah ini juga diharapkan mendorong partisipasi modal swasta.

>>> IHSG Tembus Level 6.000, Saham BUMN Jadi Motor Penggerak

Perbaikan sektor logistik berpotensi memangkas biaya ekonomi secara luas. Efisiensi ini kemudian dapat meningkatkan daya saing dan produktivitas pelaku usaha di berbagai sektor.

World Bank menilai ketiga bidang tersebut memiliki peran krusial dalam mengelola risiko dan memacu produktivitas dalam negeri.

>>> Asing Catat Beli Bersih Rp 492,4 Miliar, Lepas Saham BBRI Rp 274 Miliar

Meskipun tidak mencakup seluruh agenda reformasi, langkah-langkah ini dianggap memberikan masukan langsung bagi pengambilan keputusan saat ini.

Secara keseluruhan, reformasi tersebut diyakini mampu memperkuat ketahanan ekonomi, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan lapangan kerja berkualitas. Selain itu, kepercayaan investor diharapkan meningkat melalui penurunan ketidakpastian kebijakan.

Pemerintah menghadapi dua tantangan utama, yaitu menjaga stabilitas makroekonomi dan kepercayaan investor dalam jangka pendek.

>>> Kawasaki Luncurkan KLX150 XPL untuk Pecinta Petualangan

Dalam jangka menengah, diperlukan percepatan reformasi untuk meningkatkan produktivitas, daya saing, dan mutu lapangan kerja.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru