⌂ Beranda News Saham Chandra Asri Pacific Melesat 5,60 Persen pada Sesi I

Saham Chandra Asri Pacific Melesat 5,60 Persen pada Sesi I

Saham Chandra Asri Pacific Melesat 5,60 Persen pada Sesi I
Gedung Chandra Asri Pacific di Jakarta
A A Ukuran Teks16px

Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mencatatkan kenaikan signifikan pada sesi I perdagangan Jumat (12/6/2026).

Harga saham emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu ini berada di posisi Rp 1.885 atau naik 5,60 persen pada pukul 09.39 WIB.

>>> Pemerintah Tetapkan Libur Nasional Juni 2026 Tanpa Cuti Bersama

Volume perdagangan mencapai 358,3 juta saham dengan frekuensi 41.957 kali. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 673,73 miliar.

Aksi borong saham turut mewarnai pergerakan TPIA. Data Stockbit Sekuritas menunjukkan net buy senilai Rp 4,3 miliar.

Kondisi ini berbalik dari perdagangan Kamis (11/6/2026) yang melemah 1,38 persen.

Namun, investor asing justru mencatat net buy Rp 97,18 miliar, memutus tren net sell dua hari sebelumnya.

Daya Tarik bagi Investor Institusi

Daya tarik TPIA bagi investor institusi meningkat seiring perubahan komposisi kepemilikan saham. Porsi free float perseroan kini mencapai sekitar 25,7 persen.

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta, mengatakan peningkatan free float direspons positif pasar.

>>> Putri Kerajaan Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Setelah Koma Tiga Tahun

"Saham menjadi lebih aktif diperdagangkan dan semakin menarik bagi investor institusi," ujar Nafan di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Menurut Nafan, investor institusi seperti dana pensiun dan global funds memiliki kriteria ketat terkait free float.

"Ketika free float sudah di atas ambang batas tertentu, misalnya di atas 15%, maka saham tersebut menjadi lebih layak untuk masuk dalam radar investasi mereka," jelasnya.

Dengan struktur kepemilikan saat ini, peluang masuknya modal besar ke saham TPIA semakin terbuka.

Free float juga menjadi variabel penting dalam perhitungan bobot indeks global seperti MSCI dan FTSE.

"Jika itu terjadi, maka dapat memicu aksi beli dari passive funds yang menjadikan MSCI maupun FTSE sebagai acuan investasi," tambah Nafan.

>>> Piala Dunia 2026 Dorong Saham WIFI dan IRSX Menguat

Likuiditas yang membaik akan menambah kepercayaan investor saat perseroan melakukan aksi korporasi seperti rights issue atau penerbitan obligasi.

"Dengan basis investor yang lebih luas dan likuiditas saham yang lebih baik, peluang perusahaan untuk memperoleh dukungan pasar akan semakin besar," paparnya.

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan 26 emiten yang naik ke Papan Utama pada 27 Mei 2026. TPIA menjadi salah satu emiten yang naik kelas dari Papan Pengembangan.

Presiden Direktur & CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, menyampaikan apresiasi kepada BEI.

"Pencapaian ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam memperkuat fundamental bisnis, menerapkan tata kelola yang baik, dan menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan," ujarnya.

Erwin menambahkan bahwa momentum ini akan dimanfaatkan untuk menciptakan nilai jangka panjang melalui penguatan portofolio di sektor energi, kimia, dan infrastruktur.

>>> Kenali Tanda Pola Asuh Berhasil Lewat Sikap Anak yang Menguji Kesabaran

"Ke depan, kami akan terus berfokus pada penguatan kinerja operasional, peningkatan daya saing, pengembangan bisnis secara berkelanjutan serta menciptakan lapangan kerja," tutup Erwin.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru