Apa Saja Amalan Sunnah di Hari Tasyrik? Termasuk Hal yang Dilarang Pada Hari Tasyrik

Apa Saja Amalan Sunnah di Hari Tasyrik? Termasuk Hal yang Dilarang Pada Hari Tasyrik

Idul Adha--istockphoto

SINERGIANEWS.com - Apa saja amalan sunnah yang bisa dikerjaan di hari Tasyrik, dan hal-hal yang dilarang dilakukan pada hari Tasyrik. Berikut akan dijelaskan secara lengkap.

Seperti yang dirangkum SinergiaNews.com dari laman YouTube Islam Terkini pada 10 Juli 2022 tentang amalan sunnah setelah Hari Raya Idul Adha atau hari Tasyrik yang dijelaskan oleh Syekh Ali Jaber.


Idul Adha merupakan Hari Raya dimana umat Islam diperbolehkan untuk bersenang-senang namun tetap pada aturan yang Allah tetapkan.

Menurut Syekh Ali Jaber inti dari Hari Raya Idul Adha/Fitri adalah waktu yang seharusnya seorang hamba tidak melakukan pada hari tersebut.

Apabila seorang Muslim tidak melakukan dosa setiap hari, maka bisa diartikan itu merupakan hari Eid.


×


Baca juga: Simak 7 Negara yang Merayakan Idul Adha 1443 H pada Hari Minggu 10 Juli 2022, Tidak Hanya Indonesia!

Baca juga: Bagaimana Hukum Berkurban dengan Cara Patungan, Apakah Tidak Sah? Catat Penjelasan Buya Yahya

Baca juga: Apa Itu Haji Furoda? Dikenal Haji Sultan, Bisa Berangkat Tanpa Antre Bertahun-tahun dengan Biaya 300 Juta

Di Hari Raya Idul Adha umat Muslim melakukan syukur atas karunia yang telah Allah berikan.

Bahkan di Hari Raya Idul Adha/Fitri umat Muslim dilarang untuk berpuasa.

"Jamaah yang suka sunnah Nabi Daud, Senin-Kamis, puasa Qada, di Hari Idul Adha dan Hari Tasyrik tidak dibolekan berpuasa," kata Syekh Ali Jaber.

Rasulullah SAW bersabda.

"Hari-Hari Tasyrik adalah hari makan dan minum." (HR. Muslim)

Selain itu di Hari Tasyrik juga dianjurkan untuk memperbanyak dzikir kepada Allah SWT.

"Hari ini tidak dibolehkan berpuasa," tegas Syekh Ali Jaber.

Hari Tasyrik ini meliputi tiga hari setelah Idul Adha yaitu pada tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah. Dan di tahun 2022 jatuh pada tanggal 11 sampai 13 Juli.

TAG:
Sumber:

UPDATE TERBARU