Motivator Cabul Julianto Eka Tak Kunjung Ditahan, Arist Beberkan Kejanggalan: Dinilai Kooperatif, Engga Ngerti Ya

Motivator Cabul Julianto Eka Tak Kunjung Ditahan, Arist Beberkan Kejanggalan: Dinilai Kooperatif, Engga Ngerti Ya

julianto eka putra--Instagram @aristmerdeka.official

SINERGIANEWS.com – Setelah motivator cabul bernama Julianto Eka Putra yang sudah menjadi tersangka karena tindak pelecehan seksual pada muridnya namun hingga kini Julianto tidak kunjung ditahan.

Arist Merdeka Sirait selaku Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak sebut ada banyak kejanggalan yang terjadi pada proses persidangan dari motivator cabul tersebut yang membuar Julianto tidak kunjung ditahan.


"Masih enggak ditahan sampai sekarang. Itu preseden buruk untuk penegakan hukum di Indonesia. Ketika terdakwa dikenakan pasal 82 UU Nomor 17 tahun 2016 ancamannya kan minimal lima tahun, ya seharusnya dia ditahan," kata Arist pada 6 Juli 2022.

Baca juga: Julianto Eka Putra, Motivator Terkenal Terdakwa Pelecehaan Seksual, Makan Korban Puluhan Orang

Selama masa persidangan, Arist melihat beberapa kejanggalan yang terjadi. Sekaan sengaja dibuat oleh Julianto agar dirinya terbebas dari hukuman penjara.


×


"Tapi nampaknya alasan majelis hakim menilai Julianto itu kooperatif. Kooperatif bidang apa saya enggak ngerti ya. Padahal kita minta itu sesuai hukum acara dan kitab UU pidana ancaman lima tahun itu ditahan. Nampaknya ada upaya-upaya dari Julianto untuk memengaruhi banyak pihak," curiga Arist.

Baca juga: Manajemen JKT48 Tepis Dugaan Pelecehan Seksual Para Member saat Tur di Sukoharjo: Kami Tegaskan Bahwa TIDAK ADA

Baca juga: Pelaku Pelecehan Seksual Colek Anak di Mall Bintaro Berhasil Diamanan Polisi

Selain itu, Arist mengatakan putusan dari hakim yang tidak kunjung menahan Julianto akan merugikan banyak pihak. Ia menyebut melepaskan seorang predator seks adalah hal yang sangat salah.

"Pasti enggak bisa dipungkiri, karena alasan kooperatif bidang apa. Yang ditakutkan kan kalau dia tidak ditahan bisa menghilangkan alat bukti kemudian melarikan diri dan memengaruhi saksi. Dan itu sudah dilakukan, sehingga saksi mahkota itu tidak mau bersaksi," heran Arist.***

Sumber:

BERITA TERKAIT

UPDATE TERBARU