Apa Penyebab Angka Covid-19 Naik Lagi di Indonesia? Ini Penjelasan di Kemenkes: Terburu-buru Kendor Prokes

Apa Penyebab Angka Covid-19 Naik Lagi di Indonesia? Ini Penjelasan di Kemenkes: Terburu-buru Kendor Prokes

Budi Gunadi Ungkapkan Tingkat Penularan dari Varian Terbaru Omicron BA4 dan BA.5: Sepersepuluh dari Delta dan Omicron--

SINERGIANEWS.com – Pada 4 Juli 2022, Budi Gunadi Sadikin selaku Menteri Kesehatan (Menkes) mengungkapkan penyebab naiknya angka Covid-19 di Indonesia yang dikarenakan terburu-burunya pengambilan keputusan tentang melonggarkan protokol kesehatan (Prokes).

Hal ini pun tidak hanya dilakukan di Indonesia namun pengambilan keputusan yang terburu-buru terkait pelonggaran prokes seperti melepas masker juga terjadi di banyak negara di dunia.


"Hasil diskusi dengan epidemiolog, kenaikan kasus [di sejumlah Negara] disebabkan karena kurang kewaspadaan dari beberapa negara dan terlalu terburu-buru mengendurkan protokol kesehatan (prokes) dan vaksinasi," kata Budi pada 4 Juli 2022.

Baca juga: Menteri Kesehatan Sebut 81 Persen Kasus Positif Covid di Indonesia Berjenis Omicron Ba.4 dan Ba.5, Jakarta 100 Persen

Menurut Budi, kondisi di Indonesia masih bisa dikatakan lebih baik dari pada negara lain karan Indonesia masih cenderung patuh terhadap anjuran yang diberikan oleh pemerintah seperti menerapkan prokes dan melakukan vaksin.



×


"Protokol kesehatan sudah ditetapkan pemerintah yaitu tetap menggunakan masker di dalam ruangan, atau ada kerumunan atau kondisi badan tidak sehat dan kita bebas tidak menggunakan masker di ruangan terbuka itu memang secara konsisten kita jalankan," ujar Budi.

Baca juga: UPDATE COVID, Kasus Positif Bertambah 1.434 Orang di Indonesia Per 4 Juli 2022, DKI Jakarta Nomor 1

Baca juga: Mengapa Vaksin Covid-19 untuk Balita di Indonesia Belum Bisa Dilaksanakan? Kasus Positif Kian Melambung

Selain mengendornya prokes yang terjadi di masyarakat, masuknya varian terbaru dari Omicron dengan jenis BA4 dan BA5 di Indonesia juga menjadi penyebab utama dari naiknya angka positif Covid-19.

"Jadi sekarang kita juga melihat walaupun kasusnya naik, tetapi pelandaian mulai terjadi baik di Jakarta maupun di Indonesia," katanya.

Simak lanjutannya pada halaman berikutnya.

Sumber:

BERITA TERKAIT

UPDATE TERBARU