12 Outlet Holywings Dicabut Usai Kontoversi Promosi, Ini Alasan Pemprov DKI Jakarta

12 Outlet Holywings Dicabut Usai Kontoversi Promosi, Ini Alasan Pemprov DKI Jakarta

LBH DKI Sebut Pekerja Holywings Korban Pasal Karet, DPR dan Presiden Diminta Evaluasi Kembali Beberapa UU--

SINERGIANEWS.com – Kontroversi promosi Holywings membuahkan penutupan 12 gerai yang ada di Jakarta. Promosi tersebut menggunakan nama Muhammad dan Maria, bagi yang memiliki nama tersebut bisa mendapatkan satu botol minuman dengan gratis pada hari kamis.

Promosi dilakukan di media sosial @holywingsindonesia dan @holywingsbar pada 22 Juni yang menimbulkan kecaman dari berbagai pihak.


Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan secara resmi telah melakukan pencabutan izin beberapa usaha Holywings yang ada di Jakarta.

Mulai dari outlet bar dan kafe Holywings terbukti melakukan pelanggaran dalam ketentuan sertifikasi maupun penjualan alkohol.

Baca juga: LBH DKI Sebut Pekerja Holywings Korban Pasal Karet, DPR dan Presiden Diminta Evaluasi Kembali Beberapa UU



×


Baca juga: 12 Outlet Holywings Dicabut izin Usahanya Oleh Pemprov DKI: Belum Miliki Sertifikat Standar Usaha

Baca juga: Jadi Pemegang Saham Holywings, Hotman Paris Enggan Beri Tanggapan Penutupan 12 Gerai: Sorry ya

Terdapat 12 outlet Holywings yang ditutup akibat izin usaha dicabut. Pencabutan izin disampaikan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta Benny Agus Chandra.

"Sesuai arahan Gubernur untuk bertindak tegas, sesuai ketentuan dan menjerakan, serta mendasarkan pada rekomendasi dan temuan dua OPD Pemprov DKI Jakarta, maka kami selaku Dinas PM-PTSP mencabut izin usaha 12 outlet Holywings di Jakarta sesuai ketentuan yang berlaku," terangnya.

Melansir dari Cnnindonesia.com (28/06/2022) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf), Andhika Permata menegaskan bahwa beberapa pelanggaran ditemukan usai dilakukan peninjauan berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPPKUKM) serta Satpol PP.

Andhika menegaskan bahwa ada beberapa outlet yang belum memiliki sertifikat standar KBLI 56301 maupun usaha terverifikasi.

Daftar 12 outlet yang ditutup ada di halaman selanjutnya;

Sumber:

BERITA TERKAIT

UPDATE TERBARU