Mengenal YOASOBI, Duo Musik Jepang yang Hits Saat ini

Kamis 13-01-2022 / 14:43 WIB


Mengenal YOASOBI, Duo Musik Jepang yang Hits Saat ini

SINERGIANEWS.com - YOASOBI merupakan band atau grup musik asal Jepang yang pertama kali debut dan dibentuk pada 2019 silam dibawah naungan Sony Music Entertainmnert Jepang.

erdiri dari produser musik Vocaloid, Ayase dan Ikura sebagai vokalisnya. Sebelum Yoasobi terbentuk, kedua member ini sudah memiliki karir musik sebelumnya.


Pasalnya, sebelum membentuk YOASOBI, Ayase maupun Ikura memiliki karir musik aktif sejak lama.

Baca juga: Jung Hae In Tunjukkan Keakrabannya Pada Jisoo BLACKPINK di di Lokasi Syuting Snowdrop

Ayase sendiri adalah seorang produser Vocaloid  dan penulis lagu. Bahkan lagu ciptaanya pernah menempati posisi terpopuler ke-3 di iTunes Chart dalam kategori Anime.


Sementara Lilas Ikuta dengan mengusung nama panggung Ikura di YOASOBI, aktif sebagai penyanyi yang sudah memiliki dua mini album sebelumnya, yaitu Rerise (2017) dan Jukebox (2019) serta bagian dari grup akustik bernama Plusonica.

Kemudian Ayase mendapat tawaran dari staff Monogatary.com, sebuah website Novel yang dimiliki Sony Music Entertaintment Jepang.

Tawaran tersebut untuk berkolaborasi membuat lagu yang terinspirasi dari novel dalam Monogatary.com. Lalu sebagai vocal, Ayase menemukan Ikura di Instagram, dimana saat itu Ikura banyak mengupload beberapa musiknya.

Baca juga: Prediksi dan Jadwal Arema FC vs PSS Sleman, Liga 1 Indonesia 2022 Malam Ini

Akhirnya terbentuklah musik duo YOASOBI.

Sejak awal dibentuk, konsep memang membuat lagu yang diadaptasi dari cerita pendek atau novel dalam Monogatary.com sehingga membuat keunikan tersendiri bagi band ini.

Grup ini telah merilis enam video musik. Lagu pertamanya pada 16 November 2019 berjudul “Yoru ni Kakeru”, didasarkan pada cerita pendek Thanatos no Yuwaku karya Mayo Hasino.

Lagu “Yoru ni Kakeru” mendapat sambutan hangat dari penggemar. Album ini kemudian dirilis sebagai single pada 15 Desember 2019, dengan waktu lebih dari lima bulan setelah tanggal perilisan,

Yoru ni Kakeru sukses menduduki puncak Billboard Japan Hot 100 pada 1 Juni 2020. Hingga saat ini telah ditonton dan didengarkan sebanyak ratusan juta kali di YouTube. Bisa dibilang lagu ini merupakan lagu tersukses sepanjang karir YOASOBI hingga saat ini.

Baca juga: Gigi Depan Jimin BTS Retak Gara-gara Mikrofon, Bakal Pakai Kawat Gigi?

Single kedua, berjudul “Ano Yume wo Nazotte” dirilis tanggal 18 Januari 2020 terinspirasi dari novel berjudul Yume no Shizuku to Hoshi no Hana karya Souta Ishiki.

Ano Yume wo Nazotte ini merupakan lagu yang sangat easy listening, enak didengar dengan vibes anime

Lagu ketiganya berjudul “Halzion” liris pada 20 April 2020 yang diadaptasi dari cerita berjudul soredemo, happy end karya Shunki Hashizume.

Single ini diliris untuk mempromosikan produk minuman berenergi bernama Zone dari Suntory.

Yoasobi mengeluarkan single keempatnya berjudul “Tabun” pada 20 juli 2020. Jika didengarkan dengan lirik terjemahan ke bahasa Indonesia, lagu ini menceritakan seseorang yang baru putus cinta.

Tabun yang dalam bahasa Indonesia berarti ‘mungkin saja’, seolah memberi pesan bahwa dalam akhir sebuah hubungan, apa saja  bisa terjadi.

Mungkin saja aku yang salah, mungkin saja kamu yang salah, atau mungkin saja ini sudah jalannya. Terkesan seperti pasrah terhadap keadaan.

Single kelima, “Gunjou”, dirilis pada 1 September 2020 dan merupakan adaptasi dari manga karya Tsubasa Yamaguchi yang berjudul Blue Period.

Terjemahan lirik lagu “Gunjou” memiliki makna untuk membangkitkan semangat dalam menantang diri sendiri. Meskipun ada halangan, rasa sakit dari lingkungan, atau bahkan tantangan hidup, lirik lagu ini seakan membawa kita untuk menjadi diri kita sendiri.

Baca juga: Soobin TXT Sebut Tak Ingin Buat Akun Instagram, Ternyata Ini Alasannya

Single terbaru rilis pada 18 Desember lalu dengan judul “Haruka”. Belum genap dua minggu setelah perilisan, lagu ini telah diputar sebanyak 3,7 juta kali di kanal YouTube  Yoasobi.

Dalam musik videonya, menggambarkan bagaimana sebuah cangkir ditemukan oleh seorang gadis berkacamata bernama Haruka.

Mengambil sudut pandang dari cangkir tadi yang sehari-hari melihat bagaimana kehidupan Haruka. Separuh kehidupan dari gadis berkaca mata tadi telah menemani si cangkir ini.

Dengan slogan "shosetsu o ongaku ni suru" yang berarti novel into music. Setiap single yang telah dikeluarkan Yoasobi, mempunyai video musik dengan animasi yang menarik.

Ditambah dengan lirik lagunya yang indah seolah-olah membuat kita untuk masuk ke dalam ceritanya.

***

Sumber:


leftbanner3

BERITA TERKAIT