Promosi Pemain Muda Mathew Baker
Selain memantau calon pemain naturalisasi, Herdman juga memanggil pemain muda Mathew Baker ke tim senior.
Langkah mempromosikan pemain yang aktif di berbagai kelompok umur ini dinilai sebagai bagian dari strategi percepatan karier talenta muda.
"Matthew adalah talenta muda yang menjanjikan.
Yang saya pelajari adalah, ketika Anda melihat pemain dengan potensi seperti itu, penting untuk mempercepat kariernya dengan cepat," kata Herdman.
Herdman berargumen bahwa memberikan menit bermain di level internasional sejak dini akan membuka peluang bagi para pemain muda untuk dilirik oleh klub-klub top di Eropa.
"Karena jendela waktu untuk memindahkan pemain dari mungkin Liga ke Divisi 1 dan Divisi 2 di Eropa sangat singkat.
>>> Pegadaian Salurkan 913 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia
Jika seorang pemain memiliki kesempatan di level internasional, mereka mendapat lebih banyak peluang untuk diperhatikan dan mereka berkembang dengan cepat," ujarnya.
Pelatih berusia 50 tahun itu kemudian memberikan contoh keberhasilannya saat mengorbitkan penyerang timnas Kanada di kancah sepak bola internasional beberapa tahun lalu.
"Saya alami hal ini dengan Jonathan David di Kanada. Kami merekrutnya saat berusia 17 tahun untuk bermain di KAA Gent, tetapi kami mempercepat kariernya.
Kami memberinya kesempatan meskipun mungkin ada pemain yang lebih tua yang bisa bermain," dia menjelaskan.
Menurut Herdman, kebijakan berani tersebut terbukti berhasil mendongkrak performa sang pemain hingga mampu bersaing di kompetisi tertinggi Eropa.
"Dia pernah bermain di Gold Cup, di mana dia dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen dan meraih sepatu emas (golden boot).
Tak lama kemudian, dia bermain di Prancis di level tertinggi. Inilah cara yang saya yakini dapat membantu para pemain muda kami."
Herdman menegaskan bahwa kebijakan serupa kini diterapkan kepada para pemain muda potensial di Indonesia agar mereka bisa segera naik kelas ke level berikutnya.
"Buffon (Muhammad Alfharezzi), Matthew Baker, adalah cara untuk memperkenalkan mereka ke tim nasional.
Semoga mereka bisa lebih cepat naik ke level berikutnya jika mereka memiliki kemampuan," tegas pelatih berusia 50 tahun ini.
Pertandingan internal ini juga memunculkan beberapa eksperimen taktik, seperti penggunaan garis merah di tengah lapangan untuk transisi permainan dan penempatan bek sayap sebagai bek tengah.
>>> BRI Perluas Akses Perbankan di Perbatasan Papua Melalui Agen BRILink
Sementara itu, Mathew Baker dijadwalkan akan langsung bertolak ke Medan untuk bergabung dengan Timnas U19 di bawah asuhan Nova Arianto setelah agenda di tim senior selesai.