Wow! Larangan Ekspor Berjalan Selama Seminggu, Harga Minyak Goreng Curah Mulai Turun

Wow! Larangan Ekspor Berjalan Selama Seminggu, Harga Minyak Goreng Curah Mulai Turun

minyak goreng--istockphoto

SINERGIANEWS.com – Kebijakan larangan ekspor minyak goreng dan bahan baku minyak goreng sudah berjalan sekitar satu minggu. Meski menuai banyak kontroversi harga minyak goreng curah di pasaran mulai turun.

Meski dampak larangan ekspor belum terlihat secara signifikan, namun pihak Deputi III Kepala Staf Kepresidenan RI, Panutan Sulendrakusuma menyampaikan bahwa harga minyak goreng curah mengalami penurunan tren.


Panutan juga menambahkan secara umum aturan pemerintah terkait dengan larangan kebijakan ekspor minyak goreng dan bahan baku minyak goreng mampu menghasilkan dampak terhadap kestabilan harga serta ketersediaan minyak goreng curah yang ada di pasaran.

Baca juga: Pengusaha India Minta Nego Indonesia Setelah Jokowi Melarang Ekspor Bahan Baku Minyak Goreng

Baca juga: Kontroversi Larangan Ekspor Minyak Goreng, Presiden Joko Widodo Kembali Buka Suara



×


Baca juga: Atasi Masalah Minyak Goreng, Pemerintah Tugaskan Bulog Jalankan Kebijakan Baru

"Dari data yang dihimpun KSP, per 2 Mei kemarin, harga minyak goreng curah di pasaran sudah di bawah Rp20.000. Trennya melandai dan cenderung turun," ujar Panutan dalam keterangannya, Rabu (4/5/2022).

Melansir dari sindonews bahwasannya masih diperlukan banyak waktu untuk melihat perkembangan kebijakan yang berjalan. Apalagi kebijakan tersebut masih dalam waktu satu minggu.

Sampai dengan saat ini beberapa pihak mulai dari Kementerian, lembaga dan staf presiden akan berkolaborasi untuk melaksanakan pemantauan terkait kebijakan yang sudah dibuat terkait dengan efektivitas sampai dengan menanggulangi dampak yang negatif terhadap petani sawit.

"Kita perlu menjamin agar implementasi pelaksanaan kebijakan larangan ekspor untuk minyak goreng dan bahan baku minyak dapat berjalan secara efektif dan terukur. Hal ini tentunya harus didukung oleh mekanisme monitoring dan evaluasi baik di tingkat pusat maupun daerah," tuturnya. 

Kolaborasi Pemerintah

Sebelumnya pihak Kantor Staf Presiden telah melangsungkan rapat mengenai aturan larangan ekspor bahan baku dan minyak goreng bersama dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Satgas Pangan pada hari Jumat, 29 April 2022.

Baca juga: Kontroversi! Larangan Ekspor Minyak Goreng Mentah Tuai Sorotan, Ini Pendapat Ahli

Baca juga: Kontroversi Ekspor Minyak Goreng! TNI AL Tangkap Kapal Tanker Bawa Minyak CPO yang Dinahkodai Warga China

Berbagai aspek didiskusikan dalam rapt tersebut, mulai dari target pasar yang dipantau, penanggulangan harga kelapa sawit, harga minyak goreng, tolak ukur keberhasilan sampai dengan aplikasi Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (SIMIRAH).

Sesuai dengan Menteri Perdagangan Nomor 22 tahun 2022, dan berlaku pada 28 April 2022 yang berisi kebijakan larangan ekspor CPO cs.***

Sumber:

BERITA TERKAIT

UPDATE TERBARU