Korban Begal Malah Jadi Tersangka di NTB, Kabareskrim: Hentikanlah, Nanti Masyarakat Jadi Apatis

Korban Begal Malah Jadi Tersangka di NTB, Kabareskrim: Hentikanlah, Nanti Masyarakat Jadi Apatis

Korban Begal Malah Jadi Tersangka di NTB, Kabareskrim: Hentikanlah, Nanti Masyarakat Jadi Apatis--

SINERGIANEWS.com -  Pada 14 April 2022, Komjen Pol Agus Andrianto yang merupakan Kabareskrim Polri meminta kasus dari korban bega yang di tetapkan menjadi tersangka yang ada di NTB untuk tutup.

Hal ini ia minta karena ditakutkan masyarakat tidak akan melakukan perlawanan dan takut untuk melaporkan apabila kejadian serupa terjadi serta dikhawatirkan hal ini dapat menciptakan kejahatan semacam ini meningkat.


"Hentikanlah menurut saya. Nanti masyarakat jadi apatis, takut melawan kejahatan. Kejahatan harus kita lawan bersama," kata Agus dilansir dari CNN pada 15 April 2022.

Baca juga: Rincian Biaya Haji 2022 Resmi Ditetapkan Pemerintah Begini Besarannya

Baca juga: Kronologis Rizky Billar Terseret Kasus Trading Penipuan, Arti DNA Pro Robot Hingga Kasus Investasi Bodong



×


Baca juga: Spesifikasi dan Harga HP Sony Xperia 1 III Terbaru April 2022

Agus berharap tindakan yang dipraktikkan oleh Polri dalam mengusut kasus jangan sampai merusak kepercayaan atas keadilan yang saat ini sedang dipertahankan oleh polisi kepada masyarakat.

Ia mengatakan, dirinya telah memberikan aturan kepada Kapolda NTB agar memeriksa kasus tersebut kembali. Agus juga mengatakan semua mekanisme dapat dilakukan.

Salah satunya adalah dengan melakukan gelar perkara dengan mendatangkan para tokoh masyarakat.

"Bisa ditanyakan ke mereka, layakkah korban yang membela diri justru menjadi tersangka. Agar nantinya keputusan polisi mendapatkan legitimasi dari masyarakat melalui tokoh-tokoh yang diundang dalam gelar perkara," kata Agus

"Jangan sampaikan seperti sekarang, jadi tersangka justru menimbulkan reaksi yang cukup keras di masyarakat… Mudah-mudahan tahapan dilakukan gelar perkara dengan tokoh masyarakat bisa melahirkan keputusan yang adil untuk yang bersangkutan" jelasnya.

Baca juga: Lowongan Pekerjaan BUMN 2022, Rekrutmen Bersama Lengkp dengan Link Apply, Persyaratan hingga Cara Daftar, Jangan Keliru!

Sebelumnya pada Polda NTB menetapkan kasus pembegalan ini menjadi kasus dugaan pembunuhan pada tersangka pembegalan oleh korban begal yang berinisial AS.

Pada kasus tersebut, AS disangkakan dnegan pasal pembunuhan setelah melakukan perlawanan yang berakibat tewasnya pelaku pembegalan.

"Yang pasti kasus itu kan ditangani oleh Polres Lombok Tengah. Maka, ditangani sekarang kami tangani di Polda," kata Irjen Djoko Purwanto selakuKapolda NTB.***

Sumber:

BERITA TERKAIT

UPDATE TERBARU