4 Contoh Teks Pidato Tema Berbakti pada Orang Tua Singkat Padat dan Mudah Dihafal, Dijamin Bermakna

4 Contoh Teks Pidato Tema Berbakti pada Orang Tua Singkat Padat dan Mudah Dihafal, Dijamin Bermakna

4 Contoh Teks Pidato Tema Berbakti Pada Orang Tua Singkat Padat dan Mudah Dihafal, Dijamin Bermakna--

SINERGIANEWS.com – Membuat pidato bisa dikatakan cukup sulit terutama bagi orang yang tidak terbiasa melakukannya. Belum lagi harus menyiapkan diri untuk berbicara di depan umum, itu sudah cukup makan tenaga.

Naskah pidato yang baik adalah teks yang berisi susunan kata-kata sopan, padat, dan persuasif. Tujuan dari pidato adalah menyampaikan sebuah gagasan dan menarik perhatian khalayak umum.


Sebenarnya teks pidato itu sesuai dengan kebutuhanmu pribadi tentu tidak dapat disamakan dengan orang lain namun kamu bisa menjadikan teks pidato milik orang lain menjadi bahan rujukanmu.

Baca juga: Kumpulan Teks Pidato Islami Lucu, Singkat dan Mudah Diingat Dengan Berbagai Tema

Baca juga: Kumpulan Contoh Inspirasi Teks Pidato Bahasa Inggris Beserta Artinya, Banyak Topik Salah Satunya Bullying


×


Baca juga: Kumpulan Inspirasi Teks Pidato Singkat Tema Kebersihan Singkat dan Mudah Diingat

Jika kamu sedang mencari inspirasi teks pidato untuk tema berbakti dengan orang tua kamu berada di halaman yang tepat, berikut ini adalah contoh teks pidato singkat, padat dan bermakna.

4 Contoh Teks Pidato Berbakti Kepada Orang Tua Singkat, Padat Dan Mudah Di Ingat

Contoh Teks Pidato Berbakti Kepada Orang Tua : Ibu

Assalammualaikum Wr. Wb. 

Pertama-tama dan paling utama, marilah kita tingkatkan rasa syukur kita kepada Allah SWT, karena berkat rahmat, taufiq, dan hidayah-Nya kita masih diberikan kesehatan serta kesempatan untuk berbuat baik, termasuk terhadap ibu.

Tak lupa selawat dan salam kita curah-limpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw beserta keluarga, sahabat, dan pengikut-pengikut beliau hingga hari kiamat.

Hadirin yang saya hormati!

Ibu adalah orang yang telah melahirkan kita ke dunia ini, dan karena ibu jugalah maka  saya dan kalian ada. Karena ibu, kita bertumbuh hingga seperti saat ini.

Marilah sejenak kita tengok ke belakang, sebelum kita dilahirkan ke dunia ini, ibu kita mengandung kita selama 9 bulan.

Ibu mempertaruhkan nyawanya sembari menahan rasa sakit yang begitu dahsyatnya hanya demi untuk melahirkan kita.

Kurang-lebih dua tahun ibu menyusui kita tanpa kenal waktu. Siang beliau jadikan malam, karena semalaman tak bisa nyenyak tidur.

Malam pun dijadikannya siang, karena beliau terusik dengan suara rengekan dan tangisan kita saat kecil.

Baca juga: 7 Inspirasi Contoh Penutup Pidato Mudah di Ingat dan Menarik, Cocok Untuk Semua Topik

Baca juga: 5 Contoh Teks Pidato Untuk Tema Bahaya Narkoba, Singakat Padat dan Mudah di Ingat

Baca juga: 5 Contoh Mukodimah Bahasa Arab Singkat dan Mudah di Hafal, Cocok Untuk Segala Pidato

Beranjak ke masa kanak-kanak, tak jarang harus membuat ibu bingung mencari kita yang keasyikan bermain.

Tak jarang pula ibu harus menanggung malu karena ulah usil kita terhadap anak tetangga dan lain sebagainya.

Tidak hanya itu, ibu pun harus menanggung berbagai beban selama kita sekolah.

Seragam kita kotor, ibu yang mencucikan.

Seragam kita hilang, ibu yang mencarikan.

Seragam kita sobek, ibu yang menjahitkan.

Hadirin yang berbahagia!

Sungguh begitu besar jasa ibu kepada kita. Sehingga walaupun kita membalas jasa-jasa itu dengan menggendong ibu mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali, itu belum cukup.

Maka cukuplah kiranya kita membalas jasa ibu dengan cara mencukupkan keperluan hidupnya.

Kita benahi rumahnya, kita lengkapi perabotannya, kita tanggung belanjanya, dan kita perhatikan kesehatannya.

Tapi pertanyaannya… Mampukah kita melakukannya? Semoga saja iya. Tapi… jika tidak mampu melakukan semuanya, maka jangan tinggalkan semuanya.

Oleh karena itu marilah kita bersungguh-sungguh berupaya membahagiakan ibu kita dengan berbuat yang terbaik kepada beliau, setidaknya, senantiasa mendoakan beliau agar dimudahkan segala urusannya, dimurahkan rizkinya, dipanjangkan umurnya, dan diberkahkan hidupnya. Amin.

Dan  janganlah sekali-kali kita menyakiti beliau karna surga terletak di bawah telapak kaki ibu.

Maksudnya, kita tidak akan mungkin masuk surga apabila ibu tidak meridai kita.

Hadirin yang berbahagia!

Ini saja  yang dapat saya sampaikan. Semoga pidato singkat ini dapat memotivasi kita menjadi anak yang shaleh dan berbakti kepada kedua orang tua, utamanya ibu. Terima kasih atas segala perhatian dan mohon maaf jika ada kekhilafan.

Wassalamu’alaikum  Wr.  Wb.

Halaman berikutnya akan berisi contoh teks pidato tentang berbakti kepada orang tua lainnya.

Sumber:

BERITA TERKAIT

UPDATE TERBARU