Header1
L-Banner1

Covid-19 Belum Usai, Ada Ancaman Lebih Mengerikan

Kamis 18-11-2021 / 20:30 WIB


Covid-19 Belum Usai, Ada Ancaman Lebih Mengerikan

SINERGIANEWS.com – Tanpa kita sadari, ancaman yang jauh lebih serius daripada COVID-19 sedang menunggu kita jika kita tidak bertindak.

Lalu apa bahaya tersebut? Bahaya yang dimaksud adalah perubahan iklim.


Hal itu diungkapkan oleh Sony Sulaksono Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

"Ada ancaman yang lebih besar dari COVID-19 yang tidak bisa dihindari oleh negara manapun; ancaman ini disebut perubahan iklim," kata Sony saat konferensi pers Konferensi Pers Kolaborasi Strategis Ekosistem Kendaraan Listrik Gojek X TBS, Kamis (18/11/2021)


Baca juga: Harga dan Spesifikasi Oppo A95, HP Menengah RAM 8GB, Snapdragon 662

Baca juga: Gerhana Bulan Terlama Segera Terjadi di Indonesia

Baca juga: Hujan Deras dan Banjir, Ribuan Kalajengking Serbu Pemukiman di Mesir

Sony mengacu pada waktu COP 26 (United Nations Climate Change Conference) ketika semua pemimpin dunia berkumpul untuk mencari solusi perubahan iklim dan setiap negara berkewajiban untuk berkontribusi.

“Indonesia telah berkomitmen pada penurunan emisi CO2 sebesar 29% pada tahun 2050. Oleh karena itu, kami akan berusaha untuk melakukannya hingga mencapai net zero di 26%,” ujarnya.

Pemerintah telah menyusun strategi dan akan melanjutkan harmonisasi dalam waktu dekat. Di antaranya adalah baterai untuk kendaraan roda dua. Pada tahun 2030, diperkirakan akan ada 3 juta mobil listrik roda dua di jalan yang mampu mengurangi emisi CO2 sebesar 4,6 juta ton.

Menurut Kementerian Perindustrian, setidaknya ada 22 produsen sepeda motor listrik yang bersedia membantu, termasuk TBS Energi Utama, yang diharapkan terus dikembangkan oleh Kementerian Perindustrian.

Pemerintah sedang bersiap untuk melakukan pembelian, termasuk membangun ekosistem mobil listrik bertenaga baterai sendiri.

tesinart22
Sumber:

BERITA TERKAIT