PPKM Darurat Berlaku, Pemerintah Siapkan Rp 15,36 Triliun Untuk Bantuan UMKM

SINERGIANEWS.com – Untuk mendukung program PPKM Darurat yang dimulai pada 3 Juli dan akan berjalan hingga 20 Juli 2021, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan memperluas berbagai program bantuan sosial (bansos), termasuk bantuan untuk UMKM melalui program Bantuan Usaha Mikro Produktif (BPUM).

Sri Mulyani mengatakan seluruh alokasi anggaran yang dibutuhkan untuk program lanjutan ini sebesar Rp 15,36 triliun untuk 12,8 juta usaha mikro dengan indeks bantuan produktif tunai sebesar Rp 1,2 juta.

Baca juga: PPKM Darurat, Warga Heboh Berebut Susu Beruang di Sebuah Toko

Advertisements

Hanya 9,8 juta penerima manfaat dengan total nilai Rp11,76 triliun yang terealisasi pada kuartal pertama dan kedua.

“Untuk PPKM darurat ini, kami harapkan Juli hingga Juli sisa anggaran 3,6 triliun untuk 3 juta UMKM bisa tersuplai hingga September, sehingga masyarakat kembali merasakan manfaat dari keadaan darurat PPKM,” kata Sri Mulyani saat konferensi pers, Minggu (4/4). /7/2021).

Pra-kerja adalah inisiatif lain yang bermanfaat bagi masyarakat. Penerima manfaat mendapatkan manfaat pelatihan Rp 1 juta, insentif pelatihan Rp 2,4 juta, atau Rp 600.000 per bulan selama empat bulan, dan insentif survei Rp 150.000 untuk tiga survei, dengan total manfaat Rp 3,55 juta per peserta. Rp 10 triliun telah dibagikan kepada 2,8 juta peserta per 30 Juni, dan jumlah yang sama diantisipasi untuk tujuan semester kedua dengan PPKM Darurat.

Advertisements2

TERKINI

PILIHAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Open

Close