Kenaikan Suhu di Bumi, Ilmuwan Sebut Seperti Manusia yang Direbus

oleh
Kenaikan Suhu di Bumi, Ilmuwan Sebut Seperti Manusia yang Direbus
Kenaikan Suhu di Bumi, Ilmuwan Sebut Seperti Manusia yang Direbus

SINERGIANEWS.com – Adanya perubahan iklim dan pemanasan global menyebabkan meningkatnya kekhawatiran tentang dampaknya terhadap Planet Bumi.

Apalagi berbagai upaya dan langkah yang dilakukan saat ini dianggap kurang efektif dalam menanggulanginya. Dengan demikian, dikhawatirkan nasib umat manusia di masa depan makin suram.

“Saya khawatir bahwa kesulitan kita saat ini menyerupai klise tentang katak direbus dalam panci sampai terlambat,” kata Martin Rees, astrofisikawan dan mantan ketua Royal Society.

Katak yang direbus sampai mati pada dasarnya menyatakan bahwa ketika katak dicelupkan ke dalam air yang dipanaskan perlahan, ia tidak sadar dan tetap diam sampai terlambat dan mati.

Advertisements

“Politikus terpaku pada ancaman yang dirasakan seperti COVID-19, tetapi mereka tidak mau memprioritaskan pandangan ke depan global yang diperlukan untuk mengelola perubahan iklim, karena konsekuensi terburuk jauh melampaui jangka waktu mereka,” terangnya.

Manusia, menurutnya, tidak boleh meninggalkan Bumi dalam kondisi buruk untuk anak dan cucu mereka. Saat ini keadaan dunia cukup mengkhawatirkan.

“Perubahan pola cuaca global memiliki konsekuensi. Itu mengakibatkan migrasi massal, perubahan penggunaan lahan, dan gangguan hutan, di antara konsekuensi lainnya. Jika terlalu parah, itu akan merusak biosfer secara permanen” jelasnya sekali lagi.

Advertisements2