Andrew Jones, pendiri proyek "Noah’s Ark Scans", mengaku menerima ancaman pembunuhan dan mengalami pembobolan di rumahnya.
Ancaman itu muncul setelah timnya mengumumkan keberhasilan memperoleh izin dari pemerintah Turki untuk meneliti lokasi yang diklaim sebagai lokasi Bahtera Nuh.
Menurut laporan CBN News, Jones menuturkan bahwa orang tak dikenal menggedor pintu apartemennya pada tengah malam.
Mereka meneriakkan kata-kata kasar dan ancaman pembunuhan dalam bahasa Inggris.
"Mereka menggunakan bahasa kasar dan mengancam akan membunuh saya," ujar Jones.
Jones mengakui tidak dapat memastikan apakah ancaman tersebut berkaitan langsung dengan ekspedisi pencarian Bahtera Nuh.
Kejadian serupa terulang beberapa hari kemudian, memaksanya meninggalkan apartemen dan tinggal bersama seorang teman demi keselamatan.
