Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) 2026 resmi masuk dalam Karisma Even Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.
Agenda tahunan itu akan digelar di Alun-Alun Trenggalek pada 20-26 September 2026.
Masuknya FJTT ke kalender nasional membawa konsekuensi penyesuaian mutu acara secara menyeluruh.
Seluruh tahapan persiapan telah melewati kualifikasi dan kurasi ketat dari pihak kementerian.
Standar nasional dan peserta dari berbagai daerah
Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Trenggalek Tony Widianto menyatakan ada standar yang harus dipenuhi, mulai dari manajemen event, penyelenggaraan, sampai arsitektur pertunjukan.
Ajang yang telah berlangsung sejak tiga dekade lalu ini membagi kompetisi ke dalam beberapa tingkatan usia dan kategori tari.
Peserta berasal dari Trenggalek serta sejumlah daerah Jawa Timur seperti Malang, Blitar, Pacitan, Ponorogo, dan Tulungagung.
Rincian pendaftar mencakup 17 peserta kategori anak-anak, 17 kategori remaja, 9 kategori umum Turonggo Yakso, dan 15 kategori umum non-Turonggo Yakso.
Penyelenggara juga menyiapkan pameran seni, pemutaran film, edukasi properti, hingga diskusi budaya.
Tony berharap festival ini tidak hanya meriah, tetapi juga memberi dampak terhadap ekonomi dan budaya lokal.
Berbeda dari gelaran terdahulu, panitia akan menerapkan tiket masuk bagi penonton di lokasi.
Akses siaran langsung disiapkan melalui kemitraan dengan Dinas Kominfo Trenggalek bagi warga yang tidak hadir secara fisik.
Tony berharap FJTT 2026 memenuhi standar KEN dan kembali masuk kalender Karisma Event Nusantara pada tahun-tahun berikutnya.
