Pemerintah Inggris, Australia, dan Kanada sepakat mendirikan dana internasional baru bernama International Peace Fund. Keputusan ini diumumkan pada Kamis (11/6).
Dana multilateral tersebut bertujuan mendukung terciptanya solusi dua negara bagi Palestina dan Israel. Pendanaan akan digunakan untuk program strategis dan proyek yang mendorong kesepakatan damai melalui jalur negosiasi.
International Peace Fund dirancang untuk memperkuat langkah diplomatik, bantuan kemanusiaan, serta program pembangunan yang sudah berjalan.
Dana ini juga diarahkan bagi organisasi yang membangun dialog antara kedua belah pihak.
Ketiga negara menegaskan bahwa solusi dua negara merupakan jalan paling realistis untuk mengakhiri konflik berkepanjangan. Mereka meyakini langkah ini dapat mewujudkan perdamaian berkelanjutan di Timur Tengah.
Sebagai modal awal, masing-masing negara berkomitmen mengalokasikan dana sebesar 1 juta poundsterling. Jumlah tersebut setara dengan sekitar Rp24 miliar per negara.
Target penyaluran dana direncanakan selama tiga tahun ke depan.
International Peace Fund kini terbuka bagi negara-negara lain maupun lembaga internasional yang memiliki visi serupa. Mereka dipersilakan untuk berpartisipasi memberikan kontribusi finansial.
Melalui inisiatif ini, Inggris, Australia, dan Kanada berharap dukungan global untuk stabilitas di Timur Tengah semakin masif. Mereka mengajak komunitas internasional bergabung dalam upaya perdamaian.
