⌂ Home News Ekonom Minneapolis Fed Peringatkan Pasar Minyak Berjangka Tunjukkan Pasokan Ketat
News

Ekonom Minneapolis Fed Peringatkan Pasar Minyak Berjangka Tunjukkan Pasokan Ketat

Grafik backwardation minyak mentah berjangka
Grafik backwardation minyak mentah berjangka
A A Text Size16px

Ekonom Federal Reserve Bank of Minneapolis memperingatkan bahwa harga tinggi untuk pengiriman segera menunjukkan persediaan minyak mentah yang sangat menipis, seiring konflik AS-Israel dengan Iran yang mendekati bulan ketiga.

Minyak mentah berjangka saat ini diperdagangkan dalam kondisi backwardation, yaitu kontrak jangka pendek lebih mahal daripada kontrak jangka panjang.

Kondisi ini mendorong pelaku pasar untuk menarik minyak dari stok yang ada.

Data Arc Research menunjukkan pasar berjangka terbelah antara spekulan pesimis dan pedagang komersial yang optimis.

Sementara itu, minyak Brent untuk pengiriman segera mencapai $102,50, sedangkan kontrak Maret 2027 berada di sekitar $81,39.

Peringatan Ekonom Minneapolis Fed

Ekonom Minneapolis Fed Neil Mehrotra mengatakan bahwa optimisme dari tren harga jangka panjang perlu disikapi hati-hati.

"Kita harus merasa kurang nyaman dengan apa yang dikatakan kontrak berjangka jangka panjang," ujarnya.

Mehrotra menjelaskan bahwa harga lebih rendah untuk pengiriman tertunda mencerminkan permintaan mendesak saat ini, bukan di masa depan.

"Kondisi ini memberi tahu setiap pelaku pasar bahwa pasar saat ini sangat ketat—Anda tidak menyimpan minyak, Anda menariknya," katanya.

Ia juga menambahkan bahwa volatilitas pasar yang tinggi menghambat penemuan harga yang akurat untuk kontrak jangka panjang, karena penarikan persediaan jangka pendek mengubah kurva harga.

Tekanan pasokan terus berlanjut meskipun Departemen Energi AS pada Maret mengumumkan pelepasan 172 juta barel dari Cadangan Minyak Strategis.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya global untuk menyuntikkan 400 juta barel minyak dan produk olahan ke pasar.

Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional Fatih Birol menyatakan bahwa persediaan minyak komersial hanya tersisa beberapa minggu. Pernyataan itu disampaikan Birol kepada wartawan pada Senin.

About the Author
📰 Latest Updates