Netflix tengah mengembangkan serial televisi adaptasi novel fiksi ilmiah karya Philip K. Dick berjudul "The World Jones Made" (1956).
Serial ini digadang-gadang menjadi penerus tematik waralaba film Dune.
Proyek yang diberi judul "The Future Is Ours" ini mengeksplorasi tema naratif serupa, yaitu prekognisi dan figur politik mesianik.
Hal ini sejalan dengan persiapan sutradara Denis Villeneuve untuk menyelesaikan trilogi Dune-nya melalui "Dune: Part Three".
Hingga saat ini, belum ada tanggal rilis pasti. Namun, serial tersebut diproyeksikan tayang di Netflix pada akhir 2026 atau awal 2027.
Jadwal ini menempatkan debut serial setelah perilisan "Dune: Part Three".
Villeneuve telah mengonfirmasi bahwa "Dune: Part Three" akan menjadi film terakhir yang ia sutradarai dalam seri tersebut.
Meski demikian, ia membuka peluang bagi sineas lain untuk melanjutkan adaptasi novel-novel Frank Herbert selanjutnya.
"Saya pikir akan menjadi ide yang baik untuk memastikan bahwa di 'Messiah' ada benih-benih proyek jika seseorang ingin melakukan sesuatu setelahnya, karena itu adalah buku-buku yang indah.
Mereka lebih sulit diadaptasi. Menjadi semakin esoteris.
Agak rumit untuk diadaptasi, tapi saya tidak menutup pintu. Saya tidak akan melakukannya sendiri, tapi bisa terjadi dengan orang lain," ujar Villeneuve kepada Variety.
Dalam adaptasi Netflix, elemen alien Drifters dari novel asli akan dihilangkan seluruhnya.
Cerita akan tetap berfokus di Bumi, mengikuti seorang protagonis yang mendapatkan kemampuan melihat masa depan yang tidak dapat diubah.
Hal ini mencerminkan kompleksitas moral karakter Paul Atreides.
Setelah meninggalkan waralaba Dune, Villeneuve dilaporkan berencana menyutradarai film James Bond berikutnya. Sementara itu, proyek Netflix ini bergabung dengan deretan panjang adaptasi Hollywood dari karya Philip K.
Dick, seperti "Blade Runner", "Minority Report", "A Scanner Darkly", "Total Recall", dan "The Man in the High Castle".
