⌂ Home News Home Depot Hadapi Tekanan Suku Bunga, Kinerja Kuartalan Dinanti
News

Home Depot Hadapi Tekanan Suku Bunga, Kinerja Kuartalan Dinanti

Gedung toko Home Depot
Gedung toko Home Depot
A A Text Size16px

Home Depot akan memulai musim laporan keuangan ritel pada hari Selasa. Perusahaan ritel perbaikan rumah ini diperdagangkan di Bursa Efek New York dengan kode HD.

Saham Home Depot telah mengalami penurunan signifikan. Penyebab utamanya adalah lonjakan suku bunga yang memukul sektor perumahan.

Jim Cramer, dalam acara Mad Money CNBC edisi 12 Mei, mengakui bahwa investasi Charitable Trust di Home Depot belum membuahkan hasil.

Ia membeli saham tersebut sebagai lindung nilai terhadap penurunan suku bunga.

Cramer berharap inflasi mereda dan kebijakan moneter baru akan membawa pemangkasan suku bunga. Namun, ekspektasinya meleset dan lindung nilai justru berbalik merugikan.

Meski demikian, Cramer melihat potensi kenaikan jika laporan kuartalan tidak terlalu buruk. "Selama kuartal ini tidak mengerikan, ada peluang untuk reli," ujarnya.

Home Depot menjual perkakas, bahan bangunan, dan dekorasi rumah. Perusahaan juga menyediakan jasa instalasi dan penyewaan peralatan.

Kinerja Home Depot erat kaitannya dengan suku bunga karena bisnis perumahan sensitif terhadap biaya pinjaman. Kenaikan suku bunga membuat konsumen menunda renovasi dan pembelian rumah.

Investor kini menanti laporan keuangan Home Depot untuk melihat dampak tekanan suku bunga terhadap pendapatan dan prospek ke depan.

About the Author
📰 Latest Updates