⌂ Home News Kembalinya Star Wars ke Layar Lebar Menuai Respons Kritik yang Beragam
News

Kembalinya Star Wars ke Layar Lebar Menuai Respons Kritik yang Beragam

Poster film The Mandalorian and Grogu
Poster film The Mandalorian and Grogu
A A Text Size16px

Lucasfilm membawa waralaba Star Wars kembali ke bioskop setelah jeda selama 6,5 tahun. Film terbaru, The Mandalorian and Grogu, menuai tanggapan kritis yang beragam terkait kualitas sinematiknya.

Film ini menawarkan alur cerita yang mudah diakses bagi penonton baru. Namun, beberapa kritikus menyoroti kurangnya kedalaman narasi dan struktur dialog.

Disutradarai oleh Jon Favreau, naskah film ditulis bersama oleh Dave Filoni dan Noah Kloor. Ceritanya mengikuti seorang pemburu hadiah yang dikirim dalam misi untuk New Republic.

Kritikus dari slate. com mencatat bahwa alur cerita hanya berfungsi sebagai sketsa kasar selama durasi dua jam.

Mereka juga menyoroti pilihan kreatif tertentu, termasuk penggambaran karakter dan perubahan bahasa.

Beberapa karakter alien klasik tiba-tiba berbicara dalam bahasa Inggris, bukan bahasa fiksi asli mereka. "Tahukah kamu betapa sulitnya menjadi dirimu sendiri ketika ayahmu adalah Jabba the Hutt?"

keluh Rotta, karakter gladiator yang disuarakan oleh Jeremy Allen White.

Ulasan dari slate. com juga menganalisis dialog dan naskah, membandingkannya dengan naskah-naskah sebelumnya dalam waralaba.

Penilaian menunjukkan bahwa adegan terkuat justru mengandalkan penceritaan visual, bukan dialog lisan.

"Kau bisa mengetik omong kosong ini, tapi kau tidak bisa mengatakannya," kata Harrison Ford, sang aktor.

Menurut laporan slate. com, karakter Grogu memberikan elemen paling ekspresif selama adegan yang berfokus pada perspektif individualnya.

Proyek ini merupakan installment teater pertama untuk waralaba sejak perilisan The Rise of Skywalker.

Kembalinya Star Wars ke layar lebar dengan The Mandalorian and Grogu memicu perdebatan kritis mengenai kualitas naratifnya.

About the Author
📰 Latest Updates