Jumat, 16 November 2018

Majalah Sinergia Volume XXII "Balada Kepalsuan Hanum: Bukan Gagal Paham, Tapi Gagal Fakta"

Cover Majalah Sinergia Volume XXII 2018 (Ilustrasi: Sinergia)
Banyak sekali peribahasa yang menungkapkan realita. Bukan peribahasa yang bual akan fakta. Jangan heran, era yang semakin canggih seharusnya semakin mudah, malah menjadi sulit. Akibat bualan yang dilakukan terhadap fakta. Nyatanya, baru kemarin sosok yang dikenal kalangan muda, penulis cantik jelita, berulah terhadap fakta.

Apakah iya, yang disampaikan membuat dirinya banyak dibully oleh banyak warga. Akibat dari menyandingkan sosok pahlawan nasional (Cut Nyak Dien dan RA Kartini) dengan Ratna. Ratna Sarumpaet yang baru saja mengakui kesalahannya, atas pemberian informasi palsu tentang dirinya terhadap khalayak ramai.

Terbukti, teknologi yang seharusnya membangun beradaban, malahan berbalik menjadi adab yang tak beradab. Terlalu mudah Hanum Rais menyimpulkan pernyataannya. Sedangkan jasa pahlawan yang ia seret-seret tidak sebanding dengan kelakuan Ratna Sarumpaet. Seenaknya berdendang, pahlawan kita yang meradang!

Atas dasar itu, Majalah Sinergia Volume XXII mengangkat kecerobohan Hanum Rais, dengan sengaja menyandingkan sosok pahlawan nasional dengan Ratna Sarumpaet. Kebohongan itu perlu kita soal, kita sorot dan kita kritik. Bukan karena gaulnya era yang serba teknologi, lantas semua hal dikritisi tanpa memberi solusi.

Bukan hanya perihal hoaksnya Hanum Rais, ada banyak bahasan yang kami suguhkan untuk penikmat Sinergia. Agar tidak gagal terhadap fakta, mari dibuka dan dibaca.

Download Majalah Sinergia Volume XXII 2018 (Full PDF)
Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar: